Wednesday, November 5, 2008

Stop Bullying

Bullying adalah suatu bentuk perbuatan sengaja kepada orang lain untuk membuatnya menderita atau tidak senang. Bullying ini dapat dilakukan baik secara verbal, fisik, maupun mental. Verbal misalnya dengan mengejek, mengolok-ngolok, menggunakan kata-kata kasar. Fisik dengan menggunakan kekerasan seperti memukul dan menampar. Sedangkan mental dengan cara mendiamkan.Dampak dari bullying antara lain adalah trauma dan stress pada korban. Bahkan ada korban yang bunuh diri akibat di-bully oleh teman sekolahnya. Korban depresi sehingga memilih untuk mengakhiri hidupnya.

Ada pula yang mati karena di-bully oleh teman sekolahnya. Korban di-bully secara keterlaluan (secara fisik) sehingga menyebabkan tewasnya korban. Hal ini misalnya yang dialami oleh Reena Virk, seorang gadis imigran India yang tinggal di Kanada.

Menurut US National Center for Education Statistics, bullying dapat dikategorikan menjadi dua jenis yaitu: direct bullying (secara langsung) dan indirect bullying (secara tidak langsung).

Bullying secara langsung meliputi agresi fisik seperti mendorong, menampar, melempar barang, menonjok dan menendang, menjambak, mencakar, menggigit, dan mencekik. Sedangkan bullying secara tidak langsung berupa pengucilan. Misalnya dengan cara menyebarkan gosip, mem-bully orang yang ingin bersosialisasi dengan korban, tidak ingin bersosialisasi dengan korban, mengkritik cara berpakaian korban, dan penunjuk identitas sosial korban lainnya seperti agama, ras, kecacatan, dll.

Berdasarkan tempat, ada bermacam-macam bullying meliputi:

  • Bullying sekolah
    Bullying di sekolah biasanya terjadi pada kelas yang membutuhkan sosialisasi, seperti kerja kelompok. Umumnya sekelompok anak menindas satu anak tertentu. Anak tersebut biasanya ditindas karena dianggap ‘berbeda’ atau ‘aneh’ dibandingkan dengan anak-anak lainnya. Selain penindasan antara murid, juga dapat terjadi penindasan guru ke murid.
  • Bullying tempat kerja
    Adalah perlakuan mengintimidasi salah seorang karyawan oleh karyawan lainnya. Perlakuan ini terjadi secara berulang kali. Dapat dilakukan dengan cara mengintimidasi, menyabotase pekerjaan, dan sebagainya.
  • Bullying cyber
    Bullying jenis ini menggunakan teknologi informasi dan komunikasi seperti e-mail, website, blog, game online, SMS, handphone, untuk mendukung pengintimidasian terhadap salah satu pihak. Contoh konkritnya dapat kita lihat banyak profile friendster yang digunakan untuk menjelek-jelekkan teman sekolah yang tidak disukai.

Tautan berkaitan:

Posted by davaz in 01:55:03 | Permalink | Comments (1) »